Total Tayangan Halaman

Sabtu, 21 Mei 2016

LOVE MUSICAL Extraordinary (Musikal 24)



Musikal 24


Pagi-pagi Andani sudah dikerumuni teman-teman sekelas karena kehebohannya. Begitu ia datang, ia langsung mengumumkan bahwa ia sekarang bertetangga dengan Adrian Kusuma Nugraha. Kontan saja semua teman-temannya pun ingin mendengar ceritanya lebih lanjut.

Nama Adrian Kusuma Nugraha memang sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan para siswi. Selain aktif di dunia teater, ia juga terjun di dunia model, bahkan belum lama ini wajah Adrian terpampang sebagai cover sebuah majalah. Wajar jika teman-teman Andani menjadi iri dibuatnya.

“ Waaah, serius, An? Rumahnya nomor berapa?”

Andani melambaikan telunjuknya seraya tersenyum jumawa, “ Ra-ha-si-a.”

“ Aaargh… Andani peliiit…” teman-temannya pun mulai mengeroyoki Andani.

“ Iiih, jangan-jangan kamu bohong, An,” sahut temannya yang lain.

“ Dia gak bohong kok,” sela Ririn, tapi gadis itu terlihat biasa saja. Tidak seperti Andani yang begitu antusias. “ Semalam aku ketemu dia. Dia nolong aku yang hampir saja ketabrak motor. Aku juga awalnya kaget kalau dia ternyata satu komplek sama aku.”

“ APAAAA?”

“ Ririiin, kamu beruntuuung bangeeet!”

Kumpulan siswi itu kini pindah dari Andani menuju Ririn. Gadis itu sekarang dihujani pertanyaan-pertanyaan seputar pria tampan itu. Ririn pun sampai kewalahan menghadapi serbuan teman-temannya.

Braaak!

Seketika keributan itu terhenti. Semua perhatian orang tertuju pada sumber suara tersebut. Bunyi meja yang digebrak itu ternyata berasal dari meja Fi. Semua orang memandangnya aneh. Fi membalas tatapan mereka dengan tatapan tidak suka, kemudian pergi meninggalkan kelas.

“ Diaaa… kenapa sih?” tanya seorang siswi.

“ Rasanya kita tidak menyinggung dia. Kita’kan sedang membicarakan Adrian. Iya’kan, teman-teman?”

Seisi kelas mengangguk.

“ Atau mungkin dia dan Adrian ada saling berhubungan?”

Spekulasi terakhir yang dilontarkan salah seorang siswi menjadi tanda tanya bagi semua orang. Ririn dan Andani hanya bisa bertukar pandang. Kemungkinan itu bisa saja terjadi. Mengingat kedua orang itu seperti sudah saling mengenal satu sama lain ketika mereka berada di dalam Love Musical.

Namun, berita seperti itu tidak akan pernah disampaikan Andani ataupun Ririn.

ooOoo

Fi mematikan MP3 playernya tiba-tiba. Ia sudah tidak bisa berkonsetrasi untuk menari. Pikirannya masih terbayang-bayang dengan adegan dan suara-suara berisik di kelasnya tadi pagi. Mereka membicarakan Adrian, itulah yang membuatnya kesal.

Bukan karena mereka menyukai Adrian. Juga bukan karena Andani dan Ririn bertetangga dengan Adrian. Bukan, bukan itu. Lantas apa yang ia kesalkan? Hanya karena sebuah alasan sepele, yaitu Adrian tidak bercerita padanya perihal dimana ia tinggal ketika di Palembang.

Sepele memang, tapi bagi Fi itu bisa membuat mood nya rusak seharian. Ia kesal kenapa ia harus tahu tentang Adrian dari orang lain. Kenapa Adrian tidak cerita? Sekarang ia hanya bisa memendam kekesalannya sendiri dan membuat Priyanka terbeng0ng-bengong akibat sikapnya.

“ Kamu kenapa sih? Dari tadi gak fokus, sekarang malah matiin musiknya,” keluh Priyanka.

Fi mengeluarkan emosinya dengan berteriak. Tidak kuat tetapi cukup membuat jantung Priyanka hampir meloncat ke luar.

“ Apa sih teriak-teriak? Bikin kaget tahu!”

Fi mendesah berat, “ Adrian…”

Kening Priyanka mengerut, “ Semua ini salah Adrian?”

“ Tidak sepenuhnya salah orang itu, tapi….”

Akhirnya, Fi duduk bersila di hadapan Priyanka. Ia ceritakan semua yang terjadi di kelasnya pagi tadi. Lengkap dengan alasannya kenapa ia harus kesal pada Adrian. Mendengar cerita itu tawa Priyanka pun pecah.

“ Kok kamu ketawa, Ka?”

“ Ya abisnya kamu lucu sih,” ujar Priyanka seraya mencoba menghentikan tawanya. “ Bukannya sudah aku bilang, Adrian itu pangeran, dan banyak orang yang mau ngerebut hati sang pangeran. Kalau cuma gara-gara masalah begini aja kamu udah sewot, gimana ke depannya coba?”

Fi mendecakknya lidahnya, “ Aku gak sewot, Ka. Cuma yaaa… aku gak terima aja faktanya kalau orang lain lebih tahu tentang Adrian ketimbang aku.”

“ Kamu ini, pacara belum tapi posesifnya udah tingkat dewa,” Priyanka menggeleng-gelengkan kepalanya. “ Kalau udah begini sih aku juga gak tahu harus bilang apa. Well, aku cuma bisa berdoa semoga hubungan kamu dengan Adrian bisa happy ending.”

Fi tiba-tiba berdiri, “ Ya, aku gak bakal nyerah. Terserah orang mau bilang apa, tapi aku gak bakal mundur.”

Priyanka kembali menggeleng-gelengkan kepalanya, “ Ya, ya, ya terserah. Kalau kamu memang tidak mau melepas Adrian, sekarang kamu serius latihannya. Jangan kebawa emosi melulu. Memangnya kamu mau peran ini diambil sama cewek ikal itu?”

“ Kamu benar. Oke, sekarang aku mulai bersemangat lagi!”



Author's Note: 
Maaaaf.... lagi-lagi cuma musikal pendek menye-menye :( Janji minggu depan bakalan ada kejutan. See you nest week :) :)

please comment and share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar